Selasa, 27 Januari 2009

Ebook Mantra Dedy Corbuzier


Siapa itu Deddy Corbuzier? 
D an yang paling penting, 
Apa itu Deddy Corbuzier? 
Beberapa kata di bawah ini mungkin akan sedikit menjawab 
pertanyaan-pertanyaan kompleks di atas, karena seorang 
penulis buku (kalau dia pintar) akan mencari seseorang yang 
secara tulus dan jujur dapat menuliskan beberapa kata 
mengenai siapa dan apa yang telah dilakukannya, dan saya 
rasa saya termasuk dalam kualifikasi tersebut... dan itu berarti 
penulis kita kali ini, pintar. 
Banyak yang bisa dijadikan pelajaran dari penulis buku 
ini, baik saat dia berada di atas panggung maupun terutama 
saat dia tidak berada di atas panggung. 
Jakarta, 17 September 2005 
Japto S. Soerjosoemarno, S.H. Anda akan mengetahui sedikit tentang cara berpikir 
seseorang di balik karakter yang bisa dinikmati pemirsa dan 
penontonnya, anda akan mengetahui bagaimana seseorang 
di balik sosok yang gelap itu berpikir dan melihat dunianya, 
dan saya rasa tidak banyak orang yang mengetahui hal ini. 
Deddy Corbuzier adalah Profesional Mentalist, salah 
satu cabang The Grand Art of Magic yang keberhasilannya 
lebih menitikberatkan pada pengetahuan mendalam 
mengenai karakter dan perilaku manusia, dan Deddy 
Corbuzier hidup secara full time dari kecintaannya tersebut, 
hanya mengandalkan pengetahuan mendalam mengenai 
karakter dan perilaku manusia. 
Deddy Corbuzier.... 
Seseorang yang disamakan dengan kemampuannya 
untuk membengkokkan metal, menghentikan jam, membaca 
pikiran, dan membuat prediksi, serta semua kemampuannya 
tersebut (ada pula kemampuan pribadi lainnya yang tidak 
mungkin saya sebutkan) hanya mengandalkan pengetahuan 
mendalam mengenai karakter dan perilaku manusia ini akan 
memberikan kepada Anda sedikit dari pengetahuannya. 
Ini adalah salah satu alasan mengapa saya sangat tertarik 
kepada buku ini, karena buku ini akan menjelaskan 
bagaimana Anda dapat mengetahui berbagai macam 
pendekatan yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier saat dia 
berinteraksi dengan penontonnya dan yang paling penting, 
saat dia berinteraksi di dalam kehidupan sehari-harinya. 
Karena 70% waktu dalam satu hari kita habiskan dengan 
berkomunikasi pada diri sendiri dan orang lain, sekarang 
pertanyaannya adalah, bagaimana jika Anda memiliki 
pengetahuan untuk memanfaatkan kemampuan komunikasi 
Anda sehingga Anda mampu memperoleh (hampir) semua 
yang Anda inginkan (seperti yang sudah saya dapatkan 
setelah beberapa tahun mengenai Deddy Corbuzier) hanya 
dengan mengetahui bagaimana Anda berkomunikasi? Anda 
akan mendapatkannya dari buku ini. 
Sekarang..., dapatkah Anda menyimpan rahasia? 
Karena buku ini dapat menjadi rahasia Anda di dalam 
berkomunikasi dan memungkinkan Anda memperoleh 
(hampir) semua yang Anda inginkan di dalam kehidupan 
Anda. Anda akan mempelajari berbagai macam pengetahuan 
mendasar mengenai karakter dan perilaku manusia. 
Gunakan imajinasi Anda! 
Deddy Corbuzier sebagai seorang mentalis yang 
sepanjang kariernya hanya mengandalkan teknik 
berkomunikasi, dan dia hidup secara full time hanya dengan 
menggunakan teknik-teknik ini. Saya rasa buku ini betul-
betul akan Anda baca dan baca ulang, serta menjadi rahasia 
gelap Anda (saya harap ini adalah buku terakhir, dan tidak 
ada lagi buku mengenai topik ini, karena saya tidak ingin 
rahasia gelap ini diketahui banyak orang!) dan di akhir buku 
ini, saya berharap Anda akan mengetahui Siapa Deddy 
Corbuzier! 
Dan yang paling penting..., apa itu Deddy Corbuzier? 

Romy Rafael ( hypnotist)

Download

Selasa, 25 November 2008

Kisah Teladan Rosulullah SAW


Kisah-kisah ini akan memberi kepuasan kepada rasa keingintahuan dengan memungkinkan para pembaca untuk merieladani kehidupan figur-figur sejarah yang ter­masyhur melalui perilaku mereka. Para pemerhati akan menikmati saat yang mengasyikkan dengan generasi awal Islam yang termasyhur yang mengibarkan panji-panji kemenangan di angkasa biru. Demikian pula para pemuda muslim bisa menggali inspirasi yang luas dari berbagai perilaku teladan dari para pendahulu mereka. Para pemuda masyarakat non-muslim pun bisa menyelami lembar­lembar halaman buku ini dan memahami bagaimana kaum muslimin awal berpikir, hidup, dan berjuang meraih apa yang mereka anggap pantas untuk diperjuangkan. 
Namun mungkinkah kisah-kisah ini berfungsi men­jadi sesuluh bagi generasi sekarang yang hidup di tengah­tengah kebimbangan dan kegelisahan menyaksikan dunia yang penuh dengan pertumpahan darah dan mengiba meminta tolong dalam lumpur kegilaan dan ketakutan? 
Namun apa yang harus dilakukan untuk mengatasi semua ini? Masa kini tampaknya telah gagal, dan masa depan hanya menyisakan sedikit harapan. Haruskah kita melihat ke belakang untuk mencari inspirasi dan tuntun­an? Sebagian menyarankan persaudaraan manusia ala padang pasir di negara tetangga sebelah. Karena di sana­lah di semenanjung Arabia lahirlah pembaharu sejati pada abad ke tujuh masehi, seorang pembaharu yang telah melakukan eksperimen paling agung ke arah pembangun­an pemerintahan yang setara dan adil, simpati dan toleran, beriman dan menumbuhkan persaudaraan sesama manusia pada zamannya. Para pemerhati sejarah ke­manusiaan mengakui bahwa dia sangat sukses dalam per­juangannya dibanding pejuang-pejuang lain yang ber­tempur dengan gagah berani sejak fajar sejarah untuk memutus belenggu rantai penindasan yang telah mem­belenggu tubuh, akal dan jiwa para pengikut-pengikutnya. Shustery mengatakan dalam karyanya Outlines of Islamic Culture, pesan Islam terbesar adalah keesaan Tuhan (tauhid) dan persaudaraan sesama manusia. Islam telah menyatukan ras dan menghapus pembedaan antara kasta dan warna kulit. Superioritas rasial dan pemeringkatan sosial adalah hal yang asing dalam Islam. Islam telah mengajarkan persamaan dalam makna yang sebenarnya." (Vol. II, P. 767). 
Sejarah membuktikan, Islam pernah menyelamatkan dunia. Mampukah ia menyelamatkannya lagi? Orang yang berpandangan sempit menjadi gelap mata dalam meraih ketenaran, kekuasaan dan kekayaan, mereka telah memadamkan cahaya, meraba-raba dan tersandung. Namun kita tidak perlu berkecil hati: 
Laksana anak kecil membawa lentera yang berkedap-kedip Untuk menuntun jalannya sepanjang malam yang berhembus Manusia menapaki dunia, lagi dan lagi Lampu akan padam karena nafsu Tetapi bukankan Allah yang mengutusnya dari pintu langit Akan menyalakan lentera sekali lagi dan sekali lagi? 

Kamis, 06 November 2008

Atlas Penciptaan, Runtuhnya teori darwin

Para Darwinis menyatakan bahwa dengan mengalami perubahan-perubahan kecil,
mahluk-mahluk hidup berevolusi dari satu spesies ke
 spesies lainnya selama jutaan tahun. Menurut pernyataan yang dibantah temuan-temuan ilmiah ini, ikan beralihrupa ke amfibi, dan reptil beralihrupa ke burung.

Proses yang disebut alihrupa ini, yang dikatakan berlangsung jutaan tahun,
seharusnya meninggalkan sangat banyak petunjuk dalam rekaman fosil. Dengan kata
lain, selama penelitian mereka yang sungguh-sungguh selama seratus tahun
terakhir, para penelitian seharusnya menyingkap banyak mahluk hidup amat ganjil seperti setengah ikan setengah
kadal, setengah laba-laba setengah lalat atau setengah kadal setengah burung. Akan tetapi, sekalipun hampir setiap lapisan Bumi telah digali, tidak satu juga fosil telah ditemukan yang dapat dipakai para Darwinis sebagai petunjuk dari yang mereka sebut peralihan.                                             

Di sisi lain, ada tak terhadap fosil yang menunjukkan bahwa laba-laba selalu laba-laba, lalat selalu lalat, ikan selalu ikan, buaya selalu buaya, kelinci selalu kelinci dan burung selalu burung. Ratusan juta fosil jelas-jelas menunjukkan bahwa mahluk-mahluk hidup tidak mengalami evolusi, namun diciptakan. Ratusan juta fosil membuktikan bahwa mahluk-mahluk hidup tidak berevolusi, melainkan diciptakan.

Foto: darwin

Rabu, 15 Oktober 2008

Blue Ocean Strategy


Strategy samudera biru...

Ciptakan ruang pasar tanpa pesaing dan biarkan kompetisi tak lagi relevan

Download NOW!!!